Problema Pendidikan
Banyak problema yang perlu mendapat perhatian di lingkungan sekolah. Terutama bapak ibu guru selalu mendapat sorotan dari anak didiknya. Dikala siswa melanggar aturan masih ada yang beralasan karena gurunya melakukan hal serupa. Pada hal itu salah'.Bagaimana pengaruh perilaku bapak ibu guru terhadap perilaku siswanya. Mereka masih menunggu bagaimana pembiasaan guru kesehariannya mitulah yang diigugu dan ditiru.
Di Sekolahku.
Di Sekolahku.
1. Guru kurang tanggap terhadap otoritas ketika di ruang kelas. Mestinya semua tanggung jawab yang ada terletak pad guru itu. Ijin siswa keluar dll harus seijin guru itu, bahkan ketika guru menolak untuk keluar ketika dipanggil kepala sekolah itu itu syah adanya. Jadi purbowaseso ada di tangan guru kelas.
2. Ada siswa yang tidak mau merubah sikap siap dengan kaki rapat, karena saat itu pembina upacaranya pak karni tidak siap kaki rapat ujung kaki 45 derajat. Siswa tersebut ngeyel pembinanya seperti itu...
3. Ketika mengumumkan ajakan kepada warga sekolah masih banyak bersipat perintan, bukan kalimat ajakan..sebaiknya..anak-anak mari kita sholat dhuha bersama-sama..semoga ...dimudahkan dalam segala urusan dibeningkan hati dan dicemerlangkan pikiran kita.
4. Urusan yang pekerjaannya luar biasa merupakan tanggung jawab yang memang harus diselesaikan. Menjadi urusan masih juga menjadi guru, sehingga semua tugas guru juga harus diselesaikan termasuk salaman..piket dsb. Seharusnya pemeringah juga memperhatikan sesui dengan yang ada di SMA/K yaitu dihargai sama dengan wakil kepala sekolah. Urusan kurikulum dan kesiswaan adalah urusan yang paling banyak tugasnya. Urusan Kurikulum menjalankan roda pembelajaran supaya lancar dan berprestasi sedangkan Urusan kesiswaan mengatur siswa yang penuh dengan keunikannya.
3. Ketika mengumumkan ajakan kepada warga sekolah masih banyak bersipat perintan, bukan kalimat ajakan..sebaiknya..anak-anak mari kita sholat dhuha bersama-sama..semoga ...dimudahkan dalam segala urusan dibeningkan hati dan dicemerlangkan pikiran kita.
4. Urusan yang pekerjaannya luar biasa merupakan tanggung jawab yang memang harus diselesaikan. Menjadi urusan masih juga menjadi guru, sehingga semua tugas guru juga harus diselesaikan termasuk salaman..piket dsb. Seharusnya pemeringah juga memperhatikan sesui dengan yang ada di SMA/K yaitu dihargai sama dengan wakil kepala sekolah. Urusan kurikulum dan kesiswaan adalah urusan yang paling banyak tugasnya. Urusan Kurikulum menjalankan roda pembelajaran supaya lancar dan berprestasi sedangkan Urusan kesiswaan mengatur siswa yang penuh dengan keunikannya.
Sebagian contoh di atas tidak perlu terjadi.. Wahai anak-anakku yang masih panjang jalan hidupnya tolong jangan meniru yang salah. Tirulah yang benar, kalau anda ingin berubah. Kalau anda bekerja dan beribadah contohlah yang ada diatasmu, dan kitika anda ingin bersyukur lihatlah dibawah anda.
5. Mari kita mengoreksi diri untuk memperbaiki diri, jangan selalu berpikir negatif kepadam orang lain..mari kita biasakan berpikir positf.. Kalo hanya mengoreksi orang lain hasilnya iri. Kalao iri kebaikan luarbiasa tetapi kalau iri dengan hal yang jelek sangat tidak terpuji. Padahal guru itu..terpujilah engkau wahai ibu bapak guru...namamu agung..dst....
6. Ketika yang lain kerja bakti masih ada guru yang membaca koran di arena piket..itu ,menimbulkan rasa iri terhadap guru dan warga sekolah yang sedang kerja bakti..mohon..tidak dilakukan hal itu...!!!
7. Seandainya guru itu semuanya bersatu alangkah hebat dan bermutunya sekolah itu... salah satu contoh .ketika ada anak yang tidak memasukkan baju ketemu gurupun merasa tidak salah karena guru tidak peduli untuk mengingatkannya sehingga..siswapun akan tidak peduli juga terhadap guru tersebut...
5. Mari kita mengoreksi diri untuk memperbaiki diri, jangan selalu berpikir negatif kepadam orang lain..mari kita biasakan berpikir positf.. Kalo hanya mengoreksi orang lain hasilnya iri. Kalao iri kebaikan luarbiasa tetapi kalau iri dengan hal yang jelek sangat tidak terpuji. Padahal guru itu..terpujilah engkau wahai ibu bapak guru...namamu agung..dst....
6. Ketika yang lain kerja bakti masih ada guru yang membaca koran di arena piket..itu ,menimbulkan rasa iri terhadap guru dan warga sekolah yang sedang kerja bakti..mohon..tidak dilakukan hal itu...!!!
7. Seandainya guru itu semuanya bersatu alangkah hebat dan bermutunya sekolah itu... salah satu contoh .ketika ada anak yang tidak memasukkan baju ketemu gurupun merasa tidak salah karena guru tidak peduli untuk mengingatkannya sehingga..siswapun akan tidak peduli juga terhadap guru tersebut...
Komentar
Posting Komentar